PT Ikapharmindo Putramas Tbk dan Perdoski Medan Turun Langsung Mengobati Penyakit Kulit Pasca Banjir di Sumatera dan Aceh

Dokter spesialis kulit memberikan layanan kesehatan kulit pasca banjir di Aceh Tamiang

PT Ikapharmindo Putramas Tbk, terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemulihan masyarakat terdampak bencana di Tanah Air. Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung masyarakat yang terkena dampak bencana alam.

Bersama dengan Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (Perdoski) Cabang Medan, PT Ikapharmindo Putrasmas Tbk, melakukan aksi sosial kemanusiaan dengan menyalurkan bantuan serta layanan kesehatan kulit bagi masyarakat terdampak banjir dan bencana alam di Sumatera Utara dan Aceh.

Bantuan tersebut mencakup para tim relawan serta berbagai kebutuhan mendesak, termasuk obat-obatan, vitamin, perlengkapan P3K. Selain itu, bantuan juga diberikan untuk memenuhi kebutuhan bayi dan perlengkapan darurat untuk mendukung aktivitas para pengungsi.

Langkah ini diambil sebagai respons cepat terhadap banjir yang melanda beberapa wilayah di Sumatera, yang telah mengganggu akses masyarakat terhadap layanan kesehatan dan kebutuhan dasar.

Ketua Perdoski Cabang Medan, dr. Riyadh Ikhsan, SpDVE, M.Ked(DV), FINSDV, FAADV, mengatakan kegiatan ini difokuskan pada wilayah Sumatera Utara serta daerah terdekat, yakni Aceh, khususnya Kabupaten Aceh Tamiang yang terdampak cukup parah dan selanjut nya akan ke Kabupaten Aceh Timur

“Kami bergerak atas nama Perdoski Cabang Medan. Karena kami berada di Sumatera Utara, maka penanganan kami fokuskan di wilayah Sumut dan daerah terdekat seperti Aceh, terutama Aceh Tamiang dan Aceh Timur. Selain penyaluran bantuan, kami juga memberikan pelayanan kesehatan kulit secara langsung,” ujar dr. Riyadh.

Selain Aceh Tamiang, tim Perdoski Medan juga menjangkau wilayah Langkat, Tapanuli Tengah dan Kota Sibolga. Di daerah tersebut, tim menyalurkan bantuan logistik, sembako, obat-obatan, serta memberikan layanan pengobatan dan pemeriksaan kesehatan kulit bagi warga terdampak.

Akses menuju lokasi rumah warga menjadi tantangan sendiri bagi para relawan dokter yang turun langsung. Namun, hal tersebut tidak menyurutkan semangat mereka untuk memberikan bantuan bagi masyarakat.

Di Aceh Tamiang, sekitar 20 dokter spesialis kulit terlibat langsung dan dibagi ke empat titik pelayanan untuk menjangkau lebih banyak warga terdampak.

Aksi kemanusiaan ini akan terus berlanjut secara bergilir. Sejumlah dokter dijadwalkan kembali turun ke lokasi terdampak dalam waktu dekat.

* Artikel di sadur dari medan.tribunnews.com